Mengatasi rasa bosan di tempat kerja


Sejak Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, bekerja sering dilihat sebagai kutukan. Jika seseorang memiliki cara pandang ini, memulai awal minggu untuk bekerja akan terasa berat, dan pastinya bekerjapun akan menjadi beban. Akhirnya banyak orang menjadi jenuh bekerja dan kehilangan motivasi. Kebosanan dan kejenuhan mematikan kreativitas dalam bekerja, jadi jika Anda mengalaminya, hal itu tidak bisa dipandang sepele. Lalu bagaimana mengatasi kebosanan di tempat kerja?
Perubahan cara pandang
Bekerja bukanlah sebuah kutukan, tetapi sebuah kepercayaan yang Tuhan berikan. Kejadian 2:15 tertulis, “TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.” Hal ini Tuhan katakana sebelum manusia jatuh dalam dosa, Tuhan memberikan mandat kepada manusia untuk mengusahakan dan memelihara taman eden. Jadi, bekerjalah dengan sukacita, bukan menganggapnya sebagai kutukan, tetapi sebuah kehormatan karena bisa melayani Tuhan dan sesame.
Bukan hard work tapi smart work
Bekerja keras bukan lagi strategi tepat untuk mencapai kesuksesan. Dahulu orang bekerja keras membanting tulang untuk mencapai kesuksesan, namun hal itu bisa membuat Anda kehilangan banyak hal, karena dengan bekerja keras waktu Anda tersita untuk bekerja. Bekerjalah dengan SMART, sehingga Anda bukan hanya menyelesaikan pekerjaan Anda dengan baik, tetapi juga memiliki waktu untuk kehidupan pribadi Anda.
S : Specific
M : Mesureable
A : Attainable
R : Realistic
T : Timely

Beri diri Anda sendiri reward atas hasil kerja Anda.
Seringkali seseorang kehilangan motivasi kerja karena sudah bekerja keras, namun tidak memperoleh penghargaan dari pemimpin maupun rekan-rekan kerjanya. Dan jika Anda mengalaminya, jangan cepat menyerah dahulu. Jika tidak ada seorangpun yang menghargai hasil kerja Anda, ada satu orang yang bisa menghargainya. Siapakah dia? DIRI ANDA SENDIRI! Ya… mengapa tidak. Ketika berhasil menyelesaikan sesuatu, buatlah perayaan bagi diri Anda sendiri. Anda bisa memanjakan diri Anda, menontonlah kebioskop, atau ajak teman-teman Anda makan malam dirumah. Pergilah berbelanja, dan katakan kepada diri Anda bahwa “Hasil pekerjaan saya luar biasa dan saya layak menerima penghargaan ini.” Setelah itu, buatlah tantangan-tantangan yang baru dengan reward-reward baru yang menarik bagi diri Anda. Jika Anda tidak menghargai hasil kerja Anda sendiri, apa lagi orang lain.
Nikmati pekerjaan Anda
Jika Anda tidak dapat menikmati pekerjaan Anda, dan membubuhkan cinta dalam pekerjaan Anda, maka perkerjaan apapun yang Anda kerjakan akan menjenuhkan. Ada sebuah kalimat yang sangat menarik, berbunyi seperti ini,”Cintailah pekerjaan Anda, jika Anda tidak bisa mencintai pekerjaan Anda, cintailah orang-orang yang bekerja bersama Anda. Jika Anda tidak bisa mencintai pekerjaan Anda maupun orang-orang yang bekerja bersama Anda, untuk apa Anda masih disana?”
Jika Anda sudah tidak bisa menikmati pekerjaan Anda, bahkan orang-orang yang bekerja bersama Anda tidak ada yang bisa Anda jadikan sasaran cinta Anda sehingga masih bisa memotivasi untuk bekerja, maka tidak ada lagi alasan untuk bertahan. Sekalipun Anda bertahan pada pekerjaan tersebut, dapat dipastikan Anda tidak menghasilkan sesuatu yang maksimal.
Saat Anda jenuh dengan pekerjaan Anda, jangan terburu-buru mengambil keputusan yang mungkin akan Anda sesali nanti. Meninggalkan pekerjaan Anda, jadikan sebagai pilihan yang terakhir, yang telah Anda pikirkan dengan matang. Sebagian besar waktu manusia setelah dewasa dihabiskan dengan bekerja, jadi jika Anda bekerja lakukanlah dengan sukacita dan semangat. Seorang yang luar biasa pernah berkata, “Jika Anda bekerja sebagai seorang tukang sapu jalan, sapulah jalan hingga para malaikat berhenti dan menengok kebawah dan berkata, disana ada seorang penyapu jalan yang luar biasa sedang bekerja.” Dan pastinya jadikan hal ini motivasi utama Anda, “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” Kolose 3:23.
So.. be Smart and success all…

Comments
3 Responses to “Mengatasi rasa bosan di tempat kerja”
  1. sharifah norsaadah syd norli mengatakan:

    assalamualaikum…
    saya tidak mahu komen apa-apa tapi saya nak tahu macammana nak mengatasi masalah bagi pelajar yang menjalan kan latihan praktikal. suasana yang dihadapi adalah berbeza dengan suasana sewaktu dalam pelajaran. saya sendiri menghadapi nya. saya rasa tension yang amat sangat sampar satu tahap nak berhenti kerja dan tukar beralih ketampat lain. boleh tak berkongsi dengan saya.
    sekian terima kasih.

  2. Fay mengatakan:

    Umm… pengen pergiiiiiiiiiii
    hehehehe….

    Pergi ke danau, belok ke pantai, lalu balik ke hutan….

  3. vjmaholtra mengatakan:

    @ sharifah norsaadah syd norli
    Silahkan saja klo Anda mau berkongsi dengan saya. Tapi arti berkongsi itu apa ya?? he..he..he.. maklum saya orang indonesia.
    @ fay
    Sama fay…. kapan ya..???
    Rasanya dah penat nih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • artikel paling top

    • Tak ada
AsiXyo Photography

Art Photography

Maholtraway

Life is about your daily choice

...::: Sm@rT :::...

Just another WordPress.com weblog

copywriter

Just another WordPress.com weblog

%d blogger menyukai ini: