Mimpi burukku


Selamat pagi,
hem… pagi ini aku menenangkan jiwaku dalam lengkungan kasih Sang Khalik. Aku tahu jiwaku gundah gulana, tidurku diwarnai mimpi buruk melelahkan. Inilah perjalananku kawan, seringkali bebanku terus kupikul kemanapun aku pergi, bahkan saat aku memasuki dunia mimpi. Semua ketakutan, kekuatiran, rasa sakit dan ketidak mampuan serasa menjadi hantu yang mengejarku.
Tapi aku tahu, bahwa aku tidak boleh diperbudak oleh semua itu. Maka aku kembali datang kepada Tuan, yang memang harusnya menjadi Tuan atas hidupku. Kembali kuakui , bahwa aku adalah hambanya, aku adalah budak miliknya yang tak memiliki hak lagi atas diriku sendiri. Oh.. mungkin aku belum pernah mengatakannya kepada kalian, aku adalah budak belian. Tuanku yang dulu adalah tuan yang kejam, dan walaupun sekarang aku sudah dibeli oleh Tuanku yang baru, dia seringkali datang dan coba menyiksaku. Mungkin bukan sepenuhnya salahnya, tapi seringkali aku juga lupa bahwa aku sudah memiliki Tuan yang baru.
Tuanku yang baru ini sangat baik, karena terlalu baik, jadi seringkali aku lupa bahwa diriku budak. Kadangkala aku merasa adalah manusia bebas, dan menjadi tuan atas diriku sendiri. Saat seperti itulah tuanku yang lama muncul dihadapanku.
Tuanku yang baru ini membeliku dengan mengorbankan hidupNya sendiri. Dia membeliku, dibayar dengan nyawaNya.Ah.. betapa bahagianya ketika kutahu bahwa maut tak dapat menahanNya. Ketika Ia bangkit dan kembali menjadi Tuan atas segala yang ada, kurasa semua mahluk bernafas lega. Tuanku inilah Sang Khalik langit dan bumi.
Saat ini pengembaraanku dibumi mengemban tugas darinya. Bagianku dibumi ini adalah menyebarkan pesan cintaNya. Cinta yang kuat, yang bahkan maut tak dapat menahannya. Cinta yang bergairah dan gigih, Cinta yang menyala-nyala seperti nyala api Tuhan.
Cinta ini harusnya kutaruh menjadi meterai pada hatiku dan lenganku. Yah, tapi aku seringkali melepaskannya, sehingga cinta yang lain bisa menguasai hatiku dan hidupku.
Kini ku kembali menaruh Cintanya menjadi meterai di hatiku. Kembali kuikat dilenganku tanda CintaNya.Aku akan berjalan kembali dalam jalan CintaNya. Dalam semarak dan keindahan karyaNya.
Kembali kunyanyikan ayat-ayat CintaNya, kubahanakan suara menyerukan kasihnya memenuhi lembah ini. Aku akan meneruskan perjalananku. Sampai bertemu kembali kawanku. Oh ya, kalau kamu mau mengenal Tuanku kasih tau aku ya..
Selamat menikmati perjalanan hari ini…

Salam cintaku…
Pengembara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • artikel paling top

    • Tak ada
AsiXyo Photography

Art Photography

Maholtraway

Life is about your daily choice

...::: Sm@rT :::...

Just another WordPress.com weblog

copywriter

Just another WordPress.com weblog

%d blogger menyukai ini: