You are currently browsing the daily archive for Desember 26th, 2007.
Bagaimana kita semua – orang tua, para pendidik, komunitas warga negara – mentransformasi lingkungan tempat anak-anak kita bertumbuh dan menjadi penerus bagi bangsa ini? Anak-anak bukan saja masa depan kita, kita juga milik mereka. Untuk memulai perubahan, kita harus memulai dengan menciptakan sebuah kondisi yang Daniel Siegel,M.D menyebutnya S.A.F.E; Stabilitas, adaptabilitas, Fleksibilitas dan Energi.
Stabilitas tercipta dengan menghubungkan seluruh bagian yang berbeda-beda menjadi suatu keseluruhan yang koheren dan terintegrasi. Stabilitas memberi perasaan memiliki.
Adaptabilitas adalah kemampuan mengendarai gelombang perubahan, perasaan nyaman dengan realitas sebagaimana ia menghadirkan diri, dan di pengaruhi oleh kekuatan-kekuatan internal dan juga eksternal.
Fleksibilitas adalah kemampuan untuk membuka benak seseorang dan dipengaruhi oleh dorongan-dorongan eksternal juga internal.
Energi dapat dijelaskan sebagai suatu sensasi kehidupan yang spontanitas yang ada di dalam lingkungan.
Pada awalnya kondisi-kondisi ini sepertinya bertentangan — bagaimana sebuah lingkungan bisa stabil dan dapat beradaptasi?Kehidupan ini seperti sebuah pendulum yang bergerak ke arah dua kutub yang berbeda dan berayun maju mundur. Ketika pendulum bergerak berayun ke kutub lainnya, benda-benda mulai berhubungan dan berintegrasi. Pendulum adalah suatu struktur yang seimbang. Sebuah sistem kompleks yang sehat pun menyeimbangkan diri dengan bergerak diantara kutub-kutub integrasi dan diferensiasi. Jika pendulum tertahan di satu sisi, kekakuan akan terjadi. Jika pendulum tertahan di sisi lain, psikosis – kegilaan – akan menguasai.
Ciptakanlah sebuah lingkungan dimana orang-orang bisa menemukan keseimbangan dimana ada kestabilan, dapat diadaptasi, fleksibel dan mengairahkan. Lingkungan yang SAFE adalah tempat dimana seseorang bisa menjadi dirinya sendiri tanpa rasa takut dan tertekan, namun tetap bersikap bijaksana dengan orang lain serta keunikan masing-masing. (Dwana Markova,Ph.D)
Hem… ngerti???!! Gua ngga…





Yang mampir